Memperkenalkan Task Tiertime

June 16, 2020 Uncategorized 0

Tujuan:

Tugas Tiertime (Task Tiertime) adalah jenis file model irisan (slice) yang khusus dibuat untuk 3D Printer Tiertime. Ini dapat digunakan sebagai sumber input data yang dikirim ke 3D Printer Tiertime yang kompatibel untuk di cetak tanpa melalui proses slicing.

Komposisi data:

File Tugas (task file) Tiertime terdiri dari tiga set informasi, Print Profile, Printer Profile dan Model Data, yang mewakili tiga aspek berbeda dari proses pencetakan.

Print Profile adalah seperangkat parameter yang terkait dengan pengaturan cetak (print settings), seperti: ketebalan lapisan (layer thickness), pengaturan support (support settings), dan lain-lain, yang menentukan semua pengaturan yang diperlukan sebelum Anda ingin mencetak model.

Printer Profile menentukan serangkaian parameter yang terkait dengan printer, seperti: ukuran nosel, jenis filamen, nomor model printer, dan lain-lain. Jika pengaturan printer target kompatibel dengan profil printer yang ditentukan dalam file Tugas (task file), Tugas dapat berupa dicetak pada printer target.

Model Data adalah data model irisan (slice) yang dihasilkan oleh slicer menggunakan parameter yang ditentukan dalam Print Profile dan Printer Profile.

Gambar 1. Task Mode (Mode Tugas) menampilkan informasi detail dari task file ( file tugas)

Pembuatan File Tugas (Task file):
Untuk menghasilkan task file, Anda harus memiliki printer Tiertime yang terhubung.

  1. Buka perangkat lunak Studio UP.
  2. Hubungkan printer Tiertime 3D target.
  3. Definisikan Print Profil: Ubah pengaturan (Change the setting) dalam Pengaturan Pencetakan (Printing Setting) untuk menentukan informasi detail terkait dengan cetak, seperti ketebalan lapisan (layer thickness), pengaturan support (support setting), dan lain-lain.
  4. Tentukan Printer Profile : Di Studio UP, ubah pengaturan yang terkait dengan Printer Profile, seperti: Ukuran Nozzle (Nozzle Size), jenis Filament (Filament type), dan lain-lain.
  5. Klik Pengaturan Cetak (Print Settings) -> Klik Pratinjau (Preview )-> Pilih “Simpan (save) ke file” di menu drop-down.
  6. Simpan Task File: Klik Pengaturan Cetak (Print Settings) -> Klik Pratinjau (Preview ) -> Pilih “Simpan ke file” di menu drop-down.
Gambar 2.1 Add a New Task File
Gambar 2.2 Save a New Task File
Gambar 2.3 Save a New Task File

Jika Anda memiliki lebih dari satu model di dalam build envelop, semua model akan disimpan secara terpisah di folder yang Anda pilih. Jika model digabungkan, mereka akan diperlakukan sebagai satu model dan hanya satu Task File yang akan dihasilkan.

Cetak dari file Task File

Anda dapat mulai dari Menu Utama “Tambah” (add)-> Tambah Model 3D, dan pilih .tsk di Pemilih File untuk Task File. Studio UP akan beralih ke Task Mode, dan memuat model dari task file.

Gambar 3.1 Load a Task File
Gambar 3.2 Send a Task File

Setelah model terisi penuh, tombol “Kirim (send)” akan diaktifkan di menu sebelah kiri. Klik tombol “Kirim”, perangkat lunak akan mengirim data ke printer. Anda dapat mengklik tombol “Reset / Tutup” untuk keluar dari Task Mode.

Kompatibilitas Task File dan Printer

Untuk mencetak task file pada printer, Printer profile dari task file harus sesuai dengan Printer Profile pada Printer.

Printer Profile mencakup parameter berikut: Diameter Nozzle, Volume Bangun (Build Volume), Model Printer, Jenis Material, Material Kiri.

Print Profil dari Task File kompatibel dengan Print Profile pada Printer berarti diameter nosel, volume pembangun (Build Volume), model Printer, dan jenis material sama dengan pengaturan printer saat ini, dan material yang tersisa dalam printer cukup agar printer menyelesaikan model.

Jika Printer Profile pada task file tidak kompatibel dengan Printer Profile pada Printer, UP Studio akan memberikan pesan kesalahan, dan Anda perlu menyesuaikan Printer Profile pada Printer untuk memastikan kompatibilitasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *